Penyerahan Sertifikat Selam (Basic Diver) dari Association of Diving School (ADS) Indonesia

Pacitan (20/08/19), Penyerahan sertifikat pelatihan selam (Basic Diver) dari Association of Diving School (ADS) Indonesia yang diselenggarakan oleh UPT Pelatihan Teknis Kelautan, Perikanan, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Dinas Kelautan dan Perikanan Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Probolinggo yang diikuti oleh 21 peserta dari berbagai daerah Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Kabupaten Pacitan mengirimkan 4 (empat) peserta dari komunitas Pelaku Usaha Konservasi Terumbu Karang yaitu saudara Khoirul, David, Budi dan Zakki yang diikuti mulai tanggal 8 sampai 11 Juli 2019 di dua tempat yaitu di Kabupaten Probolinggo komplek PLTU Paiton dan di pantai Pasir Putih Kabupaten Situbondo.  Materi pelatiha meliputi

  • Pengenalan & Penggunaan alat selam Scuba
  • Standar & Prinsip penyelaman
  • Prosedur keadaan darurat dasar
  • Kelas dasar akademis penyelaman
  • Pelatihan kemampuan di perairan terbatas & terbuka
  • Final test & evaluasir

Dari hasil pelatihan tersebut ke- 4 (empat) peserta dari Pacitan dinyatakan lulus dengan mendapatkan sertifikat selam (Basic Diver) dan berhak mendapatkan Bravet penyelam dari ADS International. Tujuan dari pelatihan ini agar Pelaku Usaha Konservasi Terumbu Karang mempunyai ketrampilan yang memadai di dalam teknik penyelaman menggunakan SCUBA maupun Snorkle di dalam usaha pelestarian terumbu karang yang ada di masing-masing daerahnya. Penyerahan sertifikat selam dari ADS International dilakukan di Kantor Dinas Perikanan Pacitan oleh Bapak Bambang Marhaendrawan selaku Kepala Bidang Perikanan Tangkap kepada ke – empat peserta yang dinyatakan lulus.   

Menghadap laut 2.0

Pacitan (18/08/19), Kegiatan ini merupakan kegiatan yang dilakukan secara serentak di sepanjang pesisir Indonesia di 74 lokasi yang diikuti oleh 74.000 peserta dimana dalam kegiatan ini dilakukan gerakan bersih pantai dan laut Indonesia. Salah satu lokasi dari 74 lokasi di seluruh Indonesia berada di pantai Pancer Door Pacitan, Provinsi Jawa Timur yang dilaksanakan pada pukul 15.00 sampai 17.30 pada tanggal 18 Agustus 2019 yang diikuti oleh banyak peserta baik lokal (masyarakat pesisir,  TNI, Polisi dan masyarakat umum) maupun manca negara. Tujuan kegiatan ini adalah menciptakan kesadaran masyarakat akan kebersihan pantai dan laut serta pelestarian alam sehingga terbentuk masyarakat yang sadar kelestarian alam dan kebersihan pantai dan laut.

SOSIALISASI PEMILU 2019 OLEH KPU KABUPATEN PACITAN

Pacitan, Rabu(10/04/2019)    Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pacitan menggelar sosialisasi pemilu 2019 di Dinas Perikanan Kabupaten pada hari Rabu tanggal 10 April 2019 pukul 07.30 WIB. Salah satu anggota KPU Kabupaten Pacitan menuturkan, sosialisasi dilakukan sebagai upaya untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan tersebut juga dilakukan untuk menyampaikan informasi tentang kepemiluan kepada masyarakat.

Hal ini sebagai upaya yang dilakukan KPU untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Diharapkan, dengan upaya yang dilakukan itu masyarakat menjadi paham dan memahami setiap tahapan dalam pemilu. Bahkan, hal itu juga dilakukan dalam setiap pertemuan dengan masyarakat, baik formal maupun informal. “Ini untuk melindungi hak pilih masyarakat. Selain itu, untuk meningkatkan partisipasi pemilih sehingga masyarakat bisa memberikan hak suaranya dan tidak golput,” ucap Petugas KPU Pacitan. “Untuk pemilih itu ada daftar pemilih tetap (DPT), daftar pemilih tambahan (DPTb) dan daftar pemilih khusus (DPK). Untuk waktu pencoblosan itu mulai pukul 07.00–13.00 wib,” kata Petugas KPU Pacitan yang pada kesempatan itu hadir tiga orang. (Zkk)

 

 

 

 

 

 

 

Penanaman Bibit Pohon Mangrove melalui CSR (Corporate Social Responsibility) oleh PT. INKA (Industri Kereta Api) Madiun kepada KUB Tawangsari 4 di Dsn. Tawang Desa Sidomulyo Kec. Ngadirojo yang difasilitasi oleh Dinas Perikanan Pacitan

Pacitan (02/04/19), Pada hari Selasa Tanggal 2 April 2019, PT. INKA (Industri Kereta Api) Madiun melalui program CSR (Corporate Social Responsibility) nya memberikan bantuan bibit pohon Mangrove (bakau) sebanyak 3000 batang kepada KUB (Kelompok Usaha Bersama) Tawangsari 4 yang diketuai oleh Saudara Suhadi dan sekaligus melakukan aksi penanaman bibit pohon mangrove (bakau) sebanyak 3000 batang yang dilakukan di Pantai Siwil Dusun Tawang Kulon Desa Sidomulyo Kecamatan Ngadirojo dengan luasan tanam 3 hektar.  Mangrove merupakan jenis tanaman dengan sistem perakaran yang kompleks, rapat, dan lebat, sehingga dapat memerangkap sisa-sisa bahan organik dan endapan yang terbawa air laut dari bagian daratan. Proses itu juga menyebabkan air laut terjaga kebersihannya dan dengan demikian memelihara kehidupan padang lamun (seagrass) dan terumbu karang. Mangrove juga dapat membentuk daratan karena endapan dan tanah yang ditahannya sehingga menumbuhkan perkembangan garis pantai dari waktu ke waktu. Pertumbuhan mangrove memperluas batas pantai dan memberikan kesempatan bagi tumbuhan terestrial hidup dan berkembang di wilayah daratan. Akar pohon mangrove juga menjaga pinggiran pantai dari bahaya erosi dan diharapkan bisa ikut mengatasi buruknya ekosistem di wilayah pantai dan tambak. Dalam jangka panjang penanaman Mangrove untuk jenis tertentu (misalnya: mangrove jenis TUMU) juga diharapkan bisa membawa manfaat bagi para pengrajin batik di Indonesia, yaitu dengan menggunakan daunnya sebagai salah satu bahan pewarna batik. Kerimbuhan hutan mangrove kemudian mengundang kedatangan satwa untuk berlindung, mencari makan dan berkembang biak, mulai dari kepiting raksasa, udang, kerang, ikan, biawak, buaya, tawon sengat, monyet, burung bangau hingga bagi hutan. Selain itu hutan mangrove ini juga nyaman bagi koloni lebah madu. PT. INKA pada kesempatan tersebut membawa personil sebanyak 70 orang melalui komunitas sepeda motor touringnya dari Madiun menuju Pantai Soge dan Siwil Desa Sidomulyo Kecamatan Ngadirojo. Dalam kesempatan tersebut dihadiri oleh beberapa pihak sebagai stakeholder konservasi alam penanaman bibit pohon mangrove ini, Direktur Teknologi dan Komersial PT. INKA  Bapak Ir. Agung Sedaju, M.T., dihadiri juga oleh Wakil Bupati Pacitan Bapak Yudi Sumbogo beserta Ibu Dr. Ir. Ninik Setyo Rini Sumbogo, M.T. yang sekaligus Sebagai Kepala UPT P3 Tamperan Pacitan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, Danramil Ngadirojo, Kapolsek Ngadirojo, Dinas Perikanan Pacitan yang diwakili oleh Kepala Bidang Perikanan Tangkap Bapak Bambang Marhaendrawan, S.Pt, MM yang dalam hal ini sebagai fasilitator atas terselenggaranya acara tersebut; Kepala Desa Sidomulyo, Ketua KUB Tawangsari 4 Saudara Suhadi beserta anggotanya dan seluruh nelayan Tawang Wetan dan Kulon guna menghadiri acar tersebut. Dalam sambutannya Bapak Wakil Bupati Pacitan berterimakasih atas atensi program CSR oleh PT. INKA ini dan berharap untuk masa-masa yang akan datang dapat sering terwujudnya kontribusi CSR PT. INKA di Kabupaten Pacitan terutama di daerah pesisir karena Pacitan mempunyai panjang pantai 71 Km. Dan dalam sambutannya PT. INKA yang langsung disampaikan oleh Direktur Teknologi dan Komersial PT. INKA  Bapak Ir. Agung Sedaju, M.T. meminta bantuan seluruh pihak untuk merawat dan menjaga bibit pohon mangrove ini bisa berkembang dan tumbuh baik di pantai Siwil dalam rangka pelestarian alam. (ZK).

Kegiatan PKL (Praktek Kerja Lapangan) Siswa Siswi SMKN 2 Pacitan dan SMK Pembangunan Kikil Arjosari Pacitan di Dinas Perikanan Pacitan Periode Bulan April – September 2019

 

Pacitan, Senin(01/04/2019), Kegiatan PKL ini merupakan program SMK yang dilaksanakan selama 6 bulan. Tujuan dari PKL ini adalah untuk melatih kemampuan serta kemandirian siswa khususnya siswa SMK. PKL yang dilaksanakan di Dinas Perikanan Kabupaten Pacitan ini dimulai dari bulan April – September 2019. Peserta PKL di Dinas perikanan Kabupaten Pacitan ini berasal dari SMKN 2 Pacitan sebanyak 4 siswa serta dari SMK Pembangunan Kikil Arjosari sebanyak 2 siswa. Semua peserta PKL dari jurusan Akuntansi.

Kegiatan yang dilakukan siswa siswi PKL di Dinas Perikanan Kabupaten Pacitan ini adalah membantu pekerjaan – pekerjaan yang ada mulai dari pekerjaan yang dilakukan di Kantor maupun kegiatan yang dilakukan di Lapangan. Kegiatan yang dilakukan di Kantor seperti pembukuan, pengarsipan, mengolah data, dsb. Sedangkan kegiatan yang dilakukan di Lapangan adalah membantu kegiatan di masing-masing bidang (Bidang Perikanan Tangkap, Budidaya, Pengolahan Perikanan, Sekretariat) yang dikoordinasi oleh Kepala Bidang. (erlt)